Senin, 31 Oktober 2011


wasiyat for young

74 Wasiyat Untuk Para Pemuda

---------------------------------
Segala puji bagi Allah yang berfirman:“Dan sungguh Kami telah 
memerintahkan orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; 
bertakwalah kepada Allah.” (An-Nisa’: 131)

Serta shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada hamba dan 
rasul-Nya Muhammad yang bersabda:
“Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah , serta agar 
kalian mendengar dan patuh.”
Dan takwa kepada Allah adalah mentaati-Nya dengan melaksanakan 
perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. 

Wa ba’du:

Berikut ini adalah wasiat islami yang berharga dalam berbagai aspek 
seperti ibadah, muamalah, akhlak, adab dan yang lainnya dari sendi-sendi 
kehidupan. Kami persembahkan wasiat ini sebagai peringatan kepada para 
pemuda muslim yang senantiasa bersemangat mencari apa yang bermanfaat 
baginya, dan sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang 
beriman. Kami memohon kepada Allah agar menjadikan hal ini bermanfaat 
bagi orang yang membacanya ataupun mendengarkannya. Dan agar memberikan 
pahala yang besar bagi penyusunnya, penulisnya, yang menyebarkannya 
ataupun yang mengamalkannya. Cukuplah bagi kita Allah sebaik-baik tempat 
bergantung.

1. Ikhlaskanlah niat kepada Allah dan hati-hatilah dari riya’ baik 
dalam perkataan ataupun perbuatan.

2. Ikutilah sunnah Nabi dalam semua perkataan, perbuatan, dan akhlak.

3. Bertaqwalah kepada Allah dan ber’azamlah untuk melaksanakan semua 
perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.

4. Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nashuha dan perbanyaklah 
istighfar.

5. Ingatlah bahwa Allah senatiasa mengawasi gerak-gerikmu. Dan 
ketahuilah bahwa Allah melihatmu, mendengarmu dan mengetahui apa yang terbersit 
di hatimu.

6. Berimanlah kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, 
rasul-rasul-Nya, dan hari akhir serta qadar yang baik ataupun yang buruk.

7. Janganlah engkau taqlid (mengekor) kepada orang lain dengan buta 
(tanpa memilih dan memilah mana yang baik dan yang buruk serta mana yang 
sesuai dengan sunnah/syari’at dan mana yang tidak). Dan janganlah engkau 
termasuk orang yang tidak punya pendirian.

8. Jadilah engkau sebagai orang pertama dalam mengamalkan kebaikan 
karena engkau akan mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang 
mengikuti/mencontohmu dalam mengamalkannya.

9. Peganglah kitab Riyadlush Shalihin, bacalah olehmu dan bacakan pula 
kepada keluargamu, demikian juga kitab Zaadul Ma’ad oleh Ibnul Qayyim.

10. Jagalah selalu wudlu’mu dan perbaharuilah. Dan jadilah engkau 
senantiasa dalam keadaan suci dari hadats dan najis.

11. Jagalah selalu shalat di awal waktu dan berjamaah di masjid 
terlebih lagi sahalat ‘Isya dan Fajr (shubuh).

12. Janganlah memakan makanan yang mempunyai bau yang tidak enak 
seperti bawang putih dan bawang merah. Dan janganlah merokok agar tidak 
membahayakan dirimu dan kaum muslimin.

13. Jagalah selalu shalat berjamaah agar engkau mendapat kemenangan 
dengan pahala yang ada pada shalat berjamaah tersebut.

14. Tunaikanlah zakat yang telah diwajibkan dan janganlah engkau bakhil 
kepada orang-orang yang berhak menerimanya.

15. Bersegeralah berangkat untuk shalat Jumat dan janganlah 
berlambat-lambat sampai setelah adzan kedua karena engkau akan berdosa.

16. Puasalah di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap 
pahala dari Allah agar Allah mengampuni dosa-dosamu baik yang telah lalu 
ataupun yang akan datang.

17. Hati-hatilah dari berbuka di siang hari di bulan Ramadhan tanpa 
udzur syar’i sebab engkau akan berdosa karenanya.

18. Tegakkanlah shalat malam (tarawih) di bulan Ramadhan terlebih-lebih 
pada malam lailatul qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala 
dari Allah agar engkau mendapatkan ampunan atas dosa-dosamu yang telah 
lalu.

19. Bersegeralah untuk haji dan umrah ke Baitullah Al-Haram jika engkau 
termasuk orang yang mampu dan janganlah menunda-nunda.

20. Bacalah Al-Qur’an dengan mentadaburi maknanya. Laksanakanlah 
perintahnya dan jauhi larangannya agar Al-Qur’an itu menjadi hujjah bagimu di 
sisi rabmu dan menjadi penolongmu di hari qiyamat.

21. Senantiasalah memperbanyak dzikir kepada Allah baik perlahan-lahan 
ataupun dikeraskan, apakah dalam keadaan berdiri, duduk ataupun 
berbaring. Dan hati-hatilah engkau dari kelalaian.

22. Hadirilah majelis-majelis dzikir karena majelis dzikir termasuk 
taman surga.

23. Tundukkan pandanganmu dari aurat dan hal-hal yang diharamkan dan 
hati-hatilah engkau dari mengumbar pandangan, karena pandangan itu 
merupakan anak panah beracun dari anak panah Iblis.

24. Janganlah engkau panjangkan pakaianmu melebihi mata kaki dan 
janganlah engkau berjalan dengan kesombongan/keangkuhan.

25. Janganlah engkau memakai pakaian sutra dan emas karena keduanya 
diharamkan bagi laki-laki.

26. Janganlah engkau menyeruapai wanita dan janganlah engkau biarkan 
wanita-wanitamu menyerupai laki-laki.

27. Biarkanlah janggutmu karena Rasulullah: “Cukurlah kumis dan 
panjangkanlah janggut.” (HR. Bukhari Dan Muslim) 

28. Janganlah engkau makan kecuali yang halal dan janganlah engkau 
minum kecuali yang halal agar doamu diijabah.

29. Ucapkanlah "bismillah" ketika engkau hendak makan dan minum dan 
ucapkanlah "alhamdulillah" apabila engkau telah selesai.

30. Makanlah dengan tangan kanan, minumlah dengan tangan kanan, 
ambillah dengan tangan kanan dan berilah dengan tangan kanan.

31. Hati-hatilah dari berbuat kezhaliman karena kezhaliman itu 
merupakan kegelapan di hari kiamat.

32. Janganlah engkau bergaul kecuali dengan orang mukmin dan janganlah 
dia memakan makananmu kecuali engkau dalam keadaan bertaqwa (dengan 
ridla dan memilihkan makanan yang halal untuknya).

33. Hati-hatilah dari suap-menyuap (kolusi), baik itu memberi suap, 
menerima suap ataupun perantaranya, karena pelakunya terlaknat.

34. Janganlah engkau mencari keridlaan manusia dengan kemurkaan Allah 
karena Allah akan murka kepadamu.

35. Ta’atilah pemerintah dalam semua perintah yang sesuai dengan 
syari’at dan doakanlah kebaikan untuk mereka.

36. Hati-hatilah dari bersaksi palsu dan menyembunyikan persaksian.

“Barangsiapa yang menyembunyikan persaksiannya maka hatinya berdosa. 
Dan Allah maha mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Al-Baqarah: 283) 
37. “Dan ber amar ma’ruf nahi munkarlah serta shabarlah dengan apa yang 
menimpamu.” (Luqman: 17)
Ma’ruf adalah apa-apa yang diperintahkan oleh Allah dan rasul-Nya , dan 
munkar adalah apa-apa yang dilarang oleh Allah dan rasul-Nya. 

38. Tinggalkanlah semua hal yang diharamkan baik yang kecil ataupun 
yang besar dan janganlah engkau bermaksiat kepada Allah dan janganlah 
membantu seorangpun dalam bermaksiat kepada-Nya.

39. Janganlah engkau dekati zina. Allah berfirman: “Janganlah kalian 
mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah kekejian dan sejelek-jelek 
jalan.” (Al-Isra’:32)

40. Wajib bagimu berbakti kepada orang tua dan hati-hatilah dari 
mendurhakainya.

41. Wajib bagimua untuk silaturahim dan hati-hatilah dari memutuskan 
hubungan silaturahim.

42. Berbuat baiklah kepada tetanggamu dan janganlah menyakitinya. Dan 
apabila dia menyakitimu maka bersabarlah.

43. Perbanyaklah mengunjungi orang-orang shalih dan saudaramu di jalan 
Allah.

44. Cintalah karena Allah dan bencilah juga karena Allah karena hal itu 
merupakan tali keimanan yang paling kuat.

45. Wajib bagimu untuk duduk bermajelis dengan orang shalih dan 
hati-hatilah dari bermajelis dengan orang-orang yang jelek.

46. Bersegeralah untuk memenuhi hajat (kebutuhan) kaum muslimin dan 
buatlah mereka bahagia.

47. Berhiaslah dengan kelemahlembutan, sabar dan teliti. 
Hatilah-hatilah dari sifat keras, kasar dan tergesa-gesa.

48. Janganlah memotong pembicaraan orang lain dan jadilah engkau 
pendengar yang baik.

49. Sebarkanlah salam kepada orang yang engkau kenal ataupun tidak 
engkau kenal.

50. Ucapkanlah salam yang disunahkan yaitu "assalamualaikum" dan tidak 
cukup hanya dengan isyarat telapak tangan atau kepala saja.

51. Janganlah mencela seorangpun dan mensifatinya dengan kejelekan.

52. Janganlah melaknat seorangpun termasuk hewan dan benda mati.

53. Hati-hatilah dari menuduh dan mencoreng kehormatan oarng lain 
karena hal itu termasuk dosa yang paling besar.

54. Hati-hatilah dari namimah (mengadu domba), yakni menyampaikan 
perkataan di antara manusia dengan maksud agar terjadi kerusakan di antara 
mereka.

55. Hati-hatilah dari ghibah, yakni engkau menceritakan tentang 
saudaramu apa-apa yang dia benci jika mengetahuinya.

56. Janganlah engkau mengagetkan, menakuti dan menyakiti sesama muslim.

57. Wajib bagimu melakukan ishlah (perdamaian) di antara manusia karena 
hal itu merupakan amalan yang paling utama.

58. Katakanlah hal-hal yang baik, jika tidak maka diamlah.

59. Jadilah engkau orang yang jujur dan janganlah berdusta karena dusta 
akan mengantarkan kepada dosa dan dosa mengantarakan kepada neraka.

60. Janganlah engkau bermuka dua. Datang kepada sekelompok dengan satu 
wajah dan kepada kelompok lain dengan wajah yang lain.

61. Janganlah bersumpah dengan selain Allah dan janganlah banyak 
bersumpah meskipun engkau benar.

62. Janganlah menghina orang lain karena tidak ada keutamaan atas 
seorangpun kecuali dengan taqwa.

63. Janganlah mendatang dukun, ahli nujum serta tukang sihir dan jangan 
membenarkan (perkataan) mereka.

64. Janganlah menggambar gambar manuasia dan binatang. Sesungguhnya 
manusia yang paling keras adzabnya pada hari kiamat adalah tukang gambar.

65. Janganlah menyimpan gambar makhluk yang bernyawa di rumahmu karena 
akan menghalangi malaikat untuk masuk ke rumahmu.

66. Tasymitkanlah orang yang bersin dengan membaca: "yarhamukallah" 
apabila dia mengucapkan: "alhamdulillah"

67. Jauhilah bersiul dan tepuk tangan.

68. Bersegeralah untuk bertaubat dari segala dosa dan ikutilah 
kejelekan dengan kebaikan karena kebaikan tersebut akan menghapuskannya. Dan 
hati-hatilah dari menunda-nunda.

69. Berharaplah selalu akan ampunan Allah serta rahmat-Nya dan berbaik 
sangkalah kepada Allah .

70. Takutlah kepada adzab Allah dan janganlah merasa aman darinya.

71. Bersabarlah dari segala mushibah yang menimpa dan bersyukurlah 
dengan segala kenikamatan yang ada.

72. Perbanyaklah melakukan amal shalih yang pahalanya terus mengalir 
meskipun engkau telah mati, seperti membangun masjid dan menyebarakan 
ilmu.

73. Mohonlah surga kepada Allah dan berlindunglah dari nereka.

74. Perbanyaklah mengucapkan shalawat dan salam kepada Rasulullah.
Shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepadanya sampai hari 
kiamat juga kepada keluarganya dan seluruh shahabatnya.

(Diterjemahkan dari buletin berjudul 75 Washiyyah li Asy-Syabab 
terbitan Daarul Qashim Riyadl-KSA oleh Abu Abdurrahman Umar Munawwir)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar